KECEWA DENGAN MASA KINI DIA
Pernah Ngga Kecewa sama Orang di masa sekolah yang berubah 180' setelah keluar dari dunia sekolah?
Orang yang dahulu di masa sekolah, sosok yang kau anggap sangat sholih/ah,pandai akademik pandai mengaji, akhlaknya baik, tidak pacaran, memakai pakaian syar'i, tapi setalah menginjakan kaki di dunia perkuliahan atau dunia kerja serasa semua itu hilang tak tersisa dalam dirinya lagi?
Sampai kita berkata "ih kok mas/mba nya pacaran sih, ih kok mbanya krudungnya jadi kek gitu, ih kok mba nya ngga pake kaos kaki lagi, ih kok masnya mau goncengan sama cewe, dan ih kok ih kok lainnya.
Oke yang namanya manusia itu dinamis dia bisa berubah kapanpun, entah lingkungan, dirinya sendiri atau orang lain yang membuatnya berubah, hanya saja kita tidak berhak menghakiminya dengan mencela dia yang sekarang dan dibandingkan dengan dia yang dahulu, Tugas kita jika masih bisa mengingatkan dan mendekapnya lagi untuk sama-sama belajar memperbaiki diri dan mendekatkan diri KepadaNya dan jika tidak dapat dijangkau tugas kita mendoakannya dengan baik dan ikhlas.
Selain itu bisa juga menjadi pengingat diri untuk terus menuntut ilmu agama lebih dalam lagi dengan kefahaman yang kaffah dan berusaha berada dilingkungan yang selalu menegur jika kita sudah mulai ogah-ogahan ngaji,ogah-ogahan pakai kaos kaki, ogah-ogahan bermajelis ilmu, tidak menutup fakta yang ada orang yang kita kagumi di masa sekolah dengan orang yang sekarang dia sudah tau apa yang dia lakukan itu tidak seharusnya dia lakukan hanya saja mungkin dia kalah dengan hawa nafsunya.
So jadikan itu sebagai pembelajaran buat diri kita bukan sebagai bahan nyinyiran atau julid, tau tentang sebuah ilmu saja tidak cukup wajib disertai degan kefahaman dan menuntut ilmu terus agar tidak mudah menuduh, tidak mudah menyalahkan, dan tidak merasa paling benar melainkan mencari kebenaran yang sesuai dengan SyariatNya, dengan menempatkan diri kita dengan lingkungan yang aman in syaa Allah aktivitas kita setiap hari lebih terkontrol dan perbaikan selalu menyertai kita, jangan gampang menuruti hawa nafsu maka dari itu dzikir, tilawah dan meninggalkan kemaksiatan harus selalu kita kerjakan serta berdoa memohon PerlindunganNya dari perilaku buruk dan sesat serta keistiqomahan di JalanNya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar