Senin, 12 April 2021

LAYAKNYA UMAR DAN ABU BAKAR


LAYAKNYA UMAR dan ABU BAKAR

Kita memang bukan dua orang sama, mungkin itu maksut Allah mempertemukan kita melalui persahabatan. Yang orang tau kita satu daerah dan kita sudah kenal sejak zaman sekolah, tapi pada kenyataannya di GOR UNY lah kita pertama kali bersua tepatnya di hari pembukaan pkkmb uny 2018 bahkan aku masih ingat dia memakai kemeja kotak-kotak seperti pendukung salah satu tokoh tapi dia tidak seperti itu, sebelumnya hanya mengenalnya via wa karena kita sama-sama anak cilacap dan Alhamdulillah lulus di uny melalui jalur snmptn.

Jogja adalah saksi pertemanan kita dimana awal kita di jogja kita tidak tinggal ditempat masing-masing masih tinggal di tempat teman masing-masing sampai pada akhirnya kita mendaftar di kosbin yang sama, qodarullah dia lah yang yang lolos disana walaupun aku yang mengajak untuk mendaftar disana dan diapun merasa tidak enak dan mungkin sedih ketika mengetahui aku tidak lolos dan aku akhirnya ditempatkan di kosbin yang lain. Walaupun begitu ketika akan bepergian entah makan, jalan-jalan, acara kampus kita selalu berusaha bersama karena ya namanya juga maba belum ada teman jadi kita bertemu di perempatan karang malang atau fis untuk pergi bersama, sampai pada akhirnya satu minggu kita melalui PKKMB dan tinggal di tempat masing-masing pada hari itu aku berkunjung ke kosbin dia dan kebetulan sudah kenal sedikit dengan penghuni di kosbin tersebut saking seringnya kesana ketemu dia dan disana ada salah satu mba yang sekaranf sudah memiliki misua dan berada di seberang pulau sana dan dia termasuk satu kakak mba ideologis yang berhasil meracuni kita berdua dengan hal-hal positif dia memberitahuku bahwa ada salah satu anggota kosbin yang pindah dan ada slot kosong disana dan mereka berniat menawarkannya kepadaku karena satu dua hal alasan, dalam hatiku masyaAllah takdir Allah itu emang ngga bisa di tebak dan akhirnya dengan beberapa pertimbangan aku pindah ke kosbin dengan dia yang sampai saat ini kitapun masih disana di Rumah Cinta Al Hida. 

Di awal pertemanan kita masih banyak tanda tanya dan prasangka dalam diri kita masing-masing dan ketika kita mungkin berselisih faham kita hanya saling diam tanpa kata dan hanya berdialog dengan diri sendiri dengan rasa kesal atau kecewanya, aku sempat berfikir tidak bisa satu jalan nantinya dengan dia setelah beberapa lama bersama dan sedikit mengenal karakternya, tapi dia orang yang cenderung diam dengan sedikit sindiran sedangkan aku orang cuek yang pura-pura ngga peka, maafkan teman aku tau sebenarnya kamu lagi marah atau sebal denganku tapi aku sedang menunggu kamu akan akan menegurku wkwkwk tapi masa-masa penuh prasangka itu sudah kami lalui saat ini mungkin kita sudah saling kenal saling tau bagaimana aku bagaimana kamu, mungkin dahulu tingkat ukhuwah kita masih dalam tahap ta'rif dan saat ini sebenarnya tahap itu masih ada hanya saja saling memahami itu sudah ada dalam diri kita.

Mungkin ada satu dua hak yang sama yang pernah kita alami dan mungkin itu juga maksut Allah mempersahabatkan kita, agar kita bisa saling menguatkan dan menegarkan. Kita sering berencana satu dua hal yang sama tetapi takdir Allah terkadang membuat kita bersebarangan jalan walaupun masih satu tujuan, Sesimple pulang bersama naik kereta belum pernah jadi terlaksana terakhir kami sudah sampai di stasiun untuk pulang bersama qodarullah tiket pulang tersisa satu saja pada akhirnya aku terlebih dahulu yang pulang dahulu kamipun berniat yang sama namun kami tertinggal kereta sampai pada akhirnya kami pulang naik bus. Tak apa apapun takdirnya semua baik, setiap momen dariNya itu mengandung ibrah.

_Barakallah sisterlillah pada hari ini umurmu didunia berkurang satu tahun, Semoga dengan berkurangnya umurmu semakin baik segala yang masih belum baik, prakjur kita lancar dan bermnfaat untuk masyarakat, semoga semakin sholihah, ibadahnya semakin rajin dan teratur, semangat menjaga anak-anak sebagai bunda mentri yang baik, sabar dengan segala ujian yang sudah, sedang atau bahkan yang akan nantinya, Yakin aja sist apapun yang sudah kamu lewati baik senang, sedih penuh ait mata Allah udah punya skenario terindah dalam hidup kamu, jangan bosan dengan aku yang membosankan, tetaplah sambat walaupun bukan solusi yang akan kujawab nantinya, tetaplah menjadi tika yang ambis dengan kebernanfaatan dan kebaikan, jangan bosan dengan kecerewetanku yang kadang membuatmu kesal, jangan berhenti jadi teman ngalor ngidul nyari angin kalo lagi suntuk, jangan bosen jadi temen pengingat agenda, jangan bosan jadi orang yang tanpa harus bicara sudah saling tau apa maksut dari masing-masing, Jangan bosan jadi orang yang mengingatkanku terus akan akhirat, akan tugas dan tanggungjawabku di dunia saat ini, jangan pernah bosan untuk mengingatkan dan aku ingatkan jangan bosan dengan segala kekurangku sebagai seorang teman semoga Allah teguhkan kita dijalanNya sampai kapanpun nanti,Semoga Allah meneguhkan Persahabatan kita hingga Surga Kelak ,tanpa perantara bantuanmu kamu aku bukanlah apa-apa,mungkin aku ngga akan sekuat sekarang, tanpa kamu mungkin aku akan berhenti menjadi manusia yang terus bergerak dengan segala rasa kecewa yang ada terimakasih telah menyadarkan dan menjagaku selama ini, maafkan aku jika masih belum bisa menjadi sahabat surgamu yang baik._
 

Kamis, 18 Maret 2021

JAGALAH DIRIMU MAKA ALLAH AKAN MENJAGAMU

Menjadi berbeda ditengah keberagaman itu memang tidak mudah namun, tidak juga sulit. Sesuatu yang sulit atau sesuatu yang mudah itu tergantung dengan bagaimana kita memandang dan menyikapinya. Belum lagi kalau sudah ada bumbu-bumbu dengan berbagai macam rasa dari orang lain rasanya menu masakan yang kita masak tidak akan pernah enak dimakan kalau selalu menuruti selera orang lain.

 

Ngomong-ngomong soal selera setiap orang pasti punya seleranya masing-masing katanya kalo orang cilacap sukanya masakan yang pedas-pedas dan orang jogja sukanya masakan yang manis-manis,gudeg contohnya, kembali lagi tergantung selera setiap individu mau dia orang cilacap atau orang jogja mau dia suka makanan pedas mau dia suka makanan manis iti tergantung orangnya, sama kaya hidup keputusan setiap orang dalam hidupnya itu ya tergantung dirinya sendiri apakah dia akan memilih jalan yang sama dengan teman-temanya atau memilih jalan yang dia inginkan sendiri. Pun ketika dengan teman-teman tetap sama saja kembali lagi kedalam diri kita apakah kita mau ikut dengan mereka atau tetap dengan diri sendiri. Dan ngga sedikit oranf mungkin yang akan sedih, kecewa atau bahkan marah dengan keputusan yang kita ambil baik itu keputusan bagi diri sendiri maupun keputusan untuk kebaikan semua orang.

Bagi saya keputusan yang saya ambil dalam diri saya yaitu, pastikan hal itu membawa kebaikan yang lebih banyak daripada keburukan, dan pastikan juga Allah menyukai apa yang kamu putuskan, dan lagi kita ngga bisa mengambil keputusan besar tanpa pertimbangan dari orang terdekat, orang terpercaya, orang tua bahkan Allah juga wajib kita libatkan dalam setiap keputusan yang akan kita ambil, terkait nanti bagaimana akhirnya kita serahkan kepadaNya.

Satu langkah yang cukup besar dalam hidup saya yaitu memutuskan untuk memakai niqob mulai semester 2 di perkuliahan, sebenarnya niat itu sudah ada sejak awal masuk kuliah tapi hati ini belum mantap dan belum ada keberanian untuk izin kepada orang tua walaupun aku sudah tau mereka akan mengizinkan walaupun ada catatan, dan Qodarullah wa Alhamdulillah di semester 2 tahun 2019 aku memutuskan untuk berniqob, dan ternyata benar kedua orang tuaku juga mengizinkan selagi itu baik dan Allah meridhoinya. Pada awalnya aku takut dengan perkuliahanku apakah semua dosen akan mengucilkanku, apakah teman-teman baik dikelas ataupun di organisasi akan menjauhiku, apakah usahaku akan turun ketika aku berniqob, dan masyaAllah hal itu tidak terjadi dalam diri ini Alhamdulillah walaupun ada satu dua kali kerikil yang membuatku merasa takut dan sedih akan sikap orang lain yang memandang orang yang berniqob itu seorang yang radikal bahkan menganggu kenyamanan orang lain, sempat aku marah kenapa orang yang sedang berusaha menjaga dirinya lebih baik lagi berusaha merayu Allah agar mendapat ampunan dan Ridhonya banyak banget ujiannya banyak banget orang yang ngga suka bahkan di pandangi dari ujung kaki sampai ujung kepala dengan pandangan tidak suka tapi ketika ada orang yang memakai pakaian yang terbuka dia anggap biasa, katanya niqob atau cadar itu budaya arab lantas apakah iya budaya di indonesia ini ada pakaian yang terbuka atau saya menyebutnya pakaian yang kurang bahan ya bentuknya mirip gamis atau rok panjang tapi sayang belahan dikaki sampai ke pangkal kaki atas, astaghfirullah.

 

Dan lagi kenapa orang islam yang semangat dan gencar menyerukan Asma Allah, bendera tauhid itu dicap Radikal dan Teroris kenapa orang yang semangat dan gencar menyerukan dance-dance dengan artis-artis yang meliuk-liukan badannya diatas panggung dengaan kefanatikannya bahkan sampai memanggilnya suami onlineku, bahkan sampai merelakan waktu belajar, waktu dengan keluarga bahkan menunda ibadah demi melihat konsernya atau menonton filmnya itu dianggap biasa. 

Sungguh bukan maksut hati memandang diri ini lebih baik tapi kenapa urusan dunia yang Jelas-jelas itu melenakan dan fana sangat dikejar bahkan sampai membuat kita lupa akan kehidupan yang kekal di akhirat kelak. Kenapa yang dikejar target marathon nonton film drama daripada target hafalannya. Kenapa yang dikejar hafal lirik-lirik lagu dengan makna yang tidak baik daripada hafal setiap ayat dalam satu surah pendek dalam al qur'an Kenapa yang dikejar cerita dan kisah dari mereka tapi ketika ditanya kisah perjuangan Rasulullah Di zaman dahulu tidak tau sama sekali.

Dan yang paling menyedihkan dengan jawaban "kan aku masih muda tobatnya besok aja lah, sekarang itu waktunya seneng-seneng dulu atau ya ampun kek gini aja gaboleh itu gaboleh giamana sih katanya melindungi kok mengekang"

Teman apa iya yakin besok pagi kita masih bernafas Percaya kan akan adanya siksa kubur dan siksa di akhirat dan.

Teman peraturan yang pemerintah buat itu untuk melindungi kamu kan kenapa kamu patuhi? Yang hukumannya itu hanya didunia Sedangkan peraturan dari Allah itu sering kita langgar apalagi dengan dalih Allah kan Maha Pemaaf pasti nanti diampuni kok, iya diampuni tapi ketika kita bertaubat dengan sungguh-sungguh bukan malamnya taubat paginya berulah lagi.

So, jangan hanya keputusan kita aja yang harus orang lain hargai, keputusan orang lainpun harus kita hargai. Dan dibalik keputusnnya itu pasti ada pergolakan yang cukup sulit dalam dirinya dan jangan kau tambahi dengan ocehan dan lirikan yang mematikan.

Bersyukur banget ketika Allah kasih ujian dimasa-masa itu Allah masih mengizinkanku diantara orang-orang yang siap menjaga izzahku menjaga keadilan itu harus tetap ada bagi semua orang, jagalah mereka ya Allah dan tetapkanlah mereka selalu dijalanMu dan berakhir di SurgaMu. 

Ingat ketika kamu di uji Allah itu ngga benci sama kamu Allah itu ngga bakal ninggalin kamu Walaupun seisi dunia ini pergi meninggalkan kamu Allah itu selalu ada Untukmu Tak perlu khawatir dengan takdir yang sudah di gariskan untukmu 

Semuanya hanya soal waktu, ikhtiar, doa' dan takdirNya.

Hamasah akhwati fillah Jagalah dirimu maka Allah akan menjagamu
Hormatilah dirimu dengan menjaga apa yang sudah Allah karuniakan kepadamu Hiasilah dirimu dengan ilmu dan akhlak yang baik dan bermanfaat
Berbuat baiklah kepada orang lain Maka Allah akan datangkan hal baik diwaktu yang tidak pernah kita sangkakan

Bismillah apapun dan kapanpun TakdirNya datang yakinlah itu Lebih Baik daripada apa yang kamu Inginkan.

Minggu, 14 Maret 2021

Qulhu Khoir

Pernah ngga sih ngerasa kalau apa yang sekarang terjadi dalam diri kita itu ngga sesuai sama apa yang kita inginkan, ngga sama dengan apa yang kita cita-citakan? Lalu apa yang kita lakukan saat hal itu terjadi dalam diri kita? Berhenti dan tidak melanjutkannya, Melanjutkan dengan ogah-ogahan atau melanjutkan dengan Sepenuh hati?
Hmmm biasanya apa yang kita lakukan ketika kenyataan tak sesuai dengan keinginan, apakah kita bersyukur dan berusaha sebaik mungkin untuk menjalaninya walaupun sulit dan terasa mengganjal dihati atau meratapi dan menyesali kenapa aku ngga lolos disana atau malah nyalahin Allah padahal usahaku udah maksimal banget, aku rela tidur larut hanya demi lolos ujian ini aku rela nabung buat beli buku referensi materi yang akan di ujikan esok,padahal aku udah berdoa setiap malam aku udah rela bangun pagi buat sahur dan menahan lapar sampai sore demi ujian besok, Tapi hasilnya kok sangat mengecewakan,mana katanya Allah itu sesuai dengan Prasangka Hambanya? Setelah itu udah deh temenku aja yang ibadahnya biasa-biasa aja malah lolos, Allah ngga adil sama aku.
Na'udzubillah jangan sampai kita berfikiran seperti itu, Yakinlah dengan segala keputusan,ketetapan yang sudah Allah takdirkan bagi setiap HambaNya. Kecewa,sedih itu wajar tapi berlarut-larut dalam kesedihan dan kekecewaan itu ngga baik, peluang besar buat musuh terbesar manusia untuk mengajaknya pada kemungkaran, lalu bagaimana cara kita agar setan ngga bisa menguasai diri kita ketika sedih, kecewa menghampiri kita? Mungkin hal ini bisa disebut musibah bagi seseorang yang ngga lolos dalam sebuah ujian, musibah berupa ujian untuk bersabar dengan takdir Allah. Dalam surat Al Baqarah ayat 155 sampai 157 …..وَبَشِّرِ الصَّابِرِيْنَ. الَّذِيْنَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ. أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ “…..Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.’ (Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita kembali). Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Q.S. Al-Baqarah [2] : 155-157). Ada juga dalam surat Ibrahim ayat 27 “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat;” (QS Ibrahim : 27)

First Impression kita ketika mendapat ujian itu Lapang dada, bersabar atas satu ujian dan bersyukur atas ribuan nikmat yang Allah karuniakan kepada kita. Orang yang beriman adalah orang yang hatinya mendapatkan hidayah dan paling kuat ketika tertimpa berbagai musibah yang merisaukan. Hal itu dikarenakan keimanan yang tertanam pada diri mereka. Ketika IMAN sudah tertancap dalam Hati kita maka sebesar apapun ujian yang Allag berikan Qulhu khoir, ada makna dibaliknya yuk dibuka lagi al qur'annya dalam surat Al insyirah ayat 6 . اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ Artinya:"Sesungguhnya besera kesulitan itu ada kemudahan" Ayat ini adalah ulangan ayat sebelumnya yaitu Ayat 5 فَاِنَّ مَعَ الۡعُسۡرِ يُسۡرًا untuk menguatkan arti yang terkandung dalam ayat yang terdahulu. Bila kesulitan itu dihadapi dengan tekad yang sungguh-sungguh dan berusaha dengan sekuat tenaga dan pikiran untuk melepaskan diri darinya, tekun dan sabar serta tidak mengeluh atas kelambatan datangnya kemudahan, pasti kemudahan itu akan tiba.  

Dalam ayat ini, Allah mengungkapkan bahwa sesungguhnya di dalam setiap kesempitan, terdapat kelapangan, dan di dalam setiap kekurangan sarana untuk mencapai suatu keinginan, terdapat pula jalan keluar. Namun demikian, dalam usaha untuk meraih sesuatu itu harus tetap berpegang pada kesabaran dan tawakal kepada Allah. Ini adalah sifat Nabi saw, baik sebelum beliau diangkat menjadi rasul maupun sesudahnya, ketika beliau terdesak menghadapi tantangan kaumnya. Walaupun demikian, beliau tidak pernah gelisah dan tidak pula mengubah tujuan, tetapi beliau bersabar menghadapi kejahatan kaumnya dan terus menjalankan dakwah sambil berserah diri dengan tawakal kepada Allah dan mengharap pahala daripada-Nya. Begitulah keadaan Nabi saw sejak permulaan dakwahnya. Pada akhirnya, Allah memberikan kepadanya pendukung-pendukung yang mencintai beliau sepenuh hati dan bertekad untuk menjaga diri pribadi beliau dan agama yang dibawanya. Mereka yakin bahwa hidup mereka tidak akan sempurna kecuali dengan menghancurleburkan segala sendi kemusyrikan dan kekufuran. Lalu mereka bersedia menebus pahala dan nikmat yang disediakan di sisi Allah bagi orang-orang yang berjihad pada jalan-Nya dengan jiwa, harta, dan semua yang mereka miliki. Dengan demikian, mereka sanggup menghancurkan kubu-kubu pertahanan raja-raja Persi dan Romawi. 

Ayat tersebut seakan-akan menyatakan bahwa bila keadaan telah terlalu gawat, maka dengan sendirinya kita ingin keluar dengan selamat dari kesusahan tersebut dengan melalui segala jalan yang dapat ditempuh, sambil bertawakal kepada Allah. Dengan demikian, kemenangan bisa tercapai walau bagaimanapun hebatnya rintangan dan cobaan yang dihadapi. Dengan ini pula, Allah memberitahukan kepada Nabi Muhammad bahwa keadaannya akan berubah dari miskin menjadi kaya, dari tidak mempunyai teman sampai mempunyai saudara yang banyak dan dari kebencian kaumnya kepada kecintaan yang tidak ada taranya.

So, nikmatilah apa yang sudah Allah takdirkan Ikhtiarkan semaksimal usaha kita Ikhlaslah dalam berdoa mengharap ridho dan ampunanNya Dan... Janganlah sesekali saja berharap kepada manusia karena hanya kecewa tanpa ujungnya Manusia bisa berjanji manusia juga bisa ingkar beribu kali Maaf berulang kali terucappun ingkar terhadap janjinya itu akan terjadi Berhati-hatilah dalam berjanji Janji bukanlah hanua sekedar kata tanpa makna tapi sebuah kata penuh pertanggungjawaban kelak di Akhirat.

Selasa, 02 Maret 2021

SIAPA YANG TIDAK BAHAGIA?

SIAPA YANG TIDAK BAHAGIA Suara orang bertilawah bersahut-sahutan Sholat Tarawih berjama'ah Menyiapkan menu berbuka Puasa Menjaga tas penitipan di masmuja Sesekali berburu takjilan di Pasar Sore Ramadhan Apa sih yang paling dirindukan dari bulan Ramadhan? Bagiku ya Bisa Bersua lagi dengan Bulan Mulia ini Nikmat yang sangat luar biasa Ketika kaki masih bisa melangkah menuju masjid untuk sholat berjama'ah Ketika tangan masih bisa memegang al qur'an untuk dibaca Ketika tangan masih bisa membuat dan menyiapkan menu buka puasa untuk semuanya Ketika tidur disiang hari bernilai Pahala Ketika tayangan di televisi tiba-tiba menjadi lebih aman dipandang mata MasyaAllah Betapa mulia bulan ini Semoga ibadah kita dibulan yang lain pun sama Sama-sama mengharap Ridho dan KeberkahanNya Betapa bahagianya bisa bersua dengan bulan Ramadhan Walaupun dirumah tapu itulah nikmat yang dinanti anak perantau Berkumpul bersama keluarga tercinta Menu buka sahur dan buka buatan bunda terasa lebih nikmat rasanya Hanya satu yang tidak kusuka Petasan setiap pagi dijalan-jalan yang bersahutan Sungguh disayangkan kesenangan mereka tersalurkan Tapi sampah kertas berserakan memenuhi jalan Belum lagi asap bekas ledakan petasan Sangat menggangu pernafasan orang yang berlalu-lalang Mungkin ini maksut Allah menugaskan Corona hadir Hal tersebut semakin jarang terjadi selama pandemi Walaupun tidak semua orang mematuhi protoklo yang ada Karena terlalu. Banyak berita miring yang ada Wallahu 'alam, yang pasti kita jaga diri sendiri dan kelurga dengan baik SEMANGAT MENYAMBUT RAMADHAN 🌻

Sabtu, 20 Februari 2021

*"TAAT ITU DIMANAPUN AJA BUKAN KARENA ADA SIAPA ATAU KARENA PERATURAN"*

"TAAT ITU DIMANAPUN AJA BUKAN KARENA ADA SIAPA ATAU KARENA PERATURAN"



Kata-kata yang cukup menohok, terkadang berbeda lingkungan bisa merubah kembali manusia. Ketika dibersamai lingkungan yang isinya orang-orang yang selalu mengingatkan kita untuk tilawah, dzikir, berhijab syar'i, memakai kaos kaki ketika keluar rumah, alangkah menyedihkan ketika kita berpindah lingkungan yang isinya mungkin orang-orang yang belum menerapkan semua itu dengan baik terkadang kita lepas akan hal-hal yang sudah seharusnya tertanam dalam diri seorang muslimah, bahwa itu semua tanda ketaqwaan kepadaNya.
Iya jalan setiap orang memang berbeda maka dari itu kita harus bener-bener menggenggam erat tangan sahabat-sahabat limited edition yang cerewet, nyebelin, mangkeli pokoknya sahabat yang ngga pernah capek ngingetin kita buat dzikir ketika nyetir motor dan memastikan setiap apa yang kita kerjakan itu bernilai pahala. Semangaat temans jangan sampai kita yang sudah tau bahwa itu semua wajib tapi ketika berpindah tempat kita malah terbawa arusnya, seharunya kita belajar menanamkan yang sudah kita ketahui,dan yang pasti bukan sekadar ajakan dalam bentuk kata-kata tapi perbuatan nyata. 
Jangan sampai kita ditertawakan sama setan gara-gara keberhasilan dia menghasut kita, eiiitss kok nyalahin setan, hmmm iman itu ibarat tumbuhan semakin dipupuk semakin subur dan kuat, iman semakin dipupuk dengan tilawah, dzikir, tholabu'ilmi, menjaga adab dst maka akan semakin kuat,pun ketika turun ga akan lama, dan pun ketika turun itu bukan menjauh dariNya tapi semakin mendekatiNya.
Jadi inget kata bapak dulu waktu pas masih SD "sholat itu perintah teman atau perintah Allah, kok sholat kalo ada tmnnya aja, pake kaos kaki itu biar kamu tambah taat sama Allah dan kamu terlindungi atau karena peraturan yang dibuat guru biar dapet nilai? Hamasah🌻🌻🌻

Jumat, 19 Februari 2021

"Manusia Limited Edition "

"MANUSIA LIMITED EDITION" 

 Yang namanya manusia hidup sudah wajar akan merasakan yang namanya senang, sedih, kecewa, ceria. Dan wajar juga kalo dia mengeluh, ya entah ke manusia atau ke Allah. Sudah jadi fitrahnya manusia itu penuh dengan keluh kesah mau dikasih kebahagiaan atau cobaan. Tapi baik itu baik maupun buruk itu adalah sebuah nikmat, nikmat jika kita dikarunikan kebaikan kita bisa bersyukur atas nikmat tersebut dan ketika itu keburukan itu juga nikmat,nikmat akan ujian apakah kita akan bersedih meratapi atau bersabar dan segera memperbaiki.
Di zaman yang semakin tua dunia semakin banyak menawarkan keindahan yang melenakan manusia, dan beruntunglah bagi orang yang berada dilingkungan yang isinya serba LIMITED EDITION, iyaa lingkungan yang selalu mengingatkan kita bahwa hidup itu ngga semata-mata mengejar dunia saja, tapi didunia itu tempat untuk berbuat baik dan manfa'at seluas-luasnya. Tidak akan ada alasan manusia untuk terus bergerak dalam kebaikan dan manfa'at, waktu, materi, merasa tidak memiliki kemampuan, merasa tidak pantas, itu semua hanyalah alasan dan bisa jadi kita kalah sama diri kita dan bisikan setan, apalagi kalo udah berfikiran "udah lah aku benerin, pinterin aja diri aku sendiri nanti kalo udah bener baru aku bermanfaat buat orang lain,besok-besok juga bisa apalagi masih muda gini seneng-seneng aja dulu aja kali" hmmm kita ngga bisa ngatur Allah, kapan kita bisa sesuka hati kita kembali kesisiNya, Siapa sangka kita dipanggil terlebih dahulu sebelum kita sampai dititik pencapaian yang kita tuju, atau bisa jadi kita ngga sampai ke tujuan itu tapi kita berbelok langkah karena saking terlena kedalam kesenenganan duniawi saja, maka dari itu hal yang harus kita amankan pertama lingkungan kita, cari orang-orang yang mau ngingetin bahkan memarahi kita karena kita salah, bukan menutupi kesalahan kita atau malah memaklumi sebagai hal yang biasa, wahai teman bisikan dan tipu daya itu ada setiap detik dan datang dari arah manapun, kalau kita lengah sedikitpun mereka akan bersemangat membisikan kesenangan-kesenangan duniawi yang menggiurkan.
So, segera amankan lingkungamu, carilah orang-orang yang ngga pernah cape kita sebelin, kita cuekin, karena sakimg Seringnya mereka ngomelin kita karena kesalahan yang kita perbuat. Manusia LIMITED EDITION seperti mereka itu akan selalu ada disetiap kita butuh mereka bahkan ketika kita tak mintapun mereka selalu hadir walaupun sekedar bertanya apa kabarmu hari ini, dan bukan hanya kabar fisik, tapi kabar iman, jarang kan punya teman yang ngingetin kita tilawah, jangan lupa dzikirnya, udah sabaar Allah pasti kasih gantinya, percaya deh ini jalan terbaik dari Allah buat kamu, udah nangis aja kalau kamu mau nangis Allah juga gabakal marah kok kalo kamu nangis, tuh kan cuma Allah yang ngga bakal ninggalin kamu, sabar yaa yang kuat, semuanya Allah apapun itu Allah. Kenapa? Ya karena semua yang kita lakukan,semua pencapaian kita, semua usaha kita, semua yang terjadi sama kita itu atas izin Allah, dan setiap yang terjadi itu pasti ada hikmah yang bisa kita ambil. Jangan sia-siakan manusia-manusia LIMITED EDITION pokoknya jangam sampai kita lebih memilih teman yang selalu menuruti, mengiyakan apa yang kita mau, selalu mengajak kita kesana-kemari tapi ngga ada nilai kebaikan dan manfa'atnya, sayang banget waktu kamu terbuang sia-sia. Genggam eratlah teman yang setiap kita melangkah, setiap kita berkata-kata,itu semua mengandung hal kebaikan dan manfaat,sampai pada akhirnya kita sadar bahwa tujuan kita hidup itu untuk beribadah dan bermanfaat dengan niat agar Allah Ridho atas apa yang kita lakukan dan ada keberkahan disetiap langkah kita.

Terimakasih manusia-manusia LIMITED EDITION yang selalu ada disetiap langkahku mulai pelan untuk menujuNya, terimakasih selalu menegurku dengan menyebalkan tapi bagiku itu menyadarkan walaupun terkadang aku harus diam dalam marah karena caramu yang menyebalkan, terimakasih atas semua nasihat dan kebaikanmu, semoga Kita menjadi Hamba-Hamba pilihan yang akan merasakan nikmatnya Surga di Akhirat kelak, Aamiin. Semoga kau membacanya teman limited edition. 🌻

Rabu, 23 September 2020

PELATIHAN RINTISAN DESA WISATA DUSUN SINDEH

 

Pelatihan Rintisan Desa Wisata Dusun Sindeh 



POKOK BAHASAN

1. Pengantar
     Masyarakat Desa merupakan salah satu yang terdampak covid19. Banyak masyarakat yang bingung harus bekerja apa dan bagi petani mereka mengeluhkan adanya serangan hama yang mengakibatkan turunnya hasil panen dan omset penjualan hasil panenpun menurun. Misalnya seperti petani singkong yang mengalami kerugian yang sangat besar, biasanya banyak pengepul yang datang untuk membeli singkong mereka untuk dijadikan olahan makanan ringan atau tepung. Namun, sejak adanya covid19 harganya satu kilonya hanya dihargai 500 rupiah sampai seribu rupiah, padahal uang dari hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari misalnya untuk membayar sekolah anak-anaknya. Sedangkan tidak ada sumber ekonomi lainnya selain kebun dan sawah yang mereka miliki. 

     Dusun sindeh memiliki kekayaan alam berupa dataran rendah yang cukup subur dan denga pengairan yang baik. Selain itu juga ada satu tempat yang indah dan bisa dijadikan obyek wisata namun belum tergarap dengan baik oleh pemerintah sekitar. Padahal ketika curug atau air terjun ini dikelola dengan baik akan menumbuhkan sumber ekonomi baru di dusun sindeh. Selain itu dusun sindeh juga memiliki pemandangan yang asri di wilayah persawahan dan perkebunan yang tinggi dekat dengan hutan pinus,jati dan karet. 


https://issuu.com/fathonah25/docs/pengantar 2. Pengenalan Desa Wisata 

     Desa wisata menurut Wikipedia adalah suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. tentunya dalam merintis desa wisata ini perlu dukungan dari berbagai pihak , saranan dan prasarana. 

     Menurut Priasukmana dan Mulyadin (2001), penetapan suatu desa dijadikan sebagai desa wisata harus memenuhi persyaratan-persyaratan, antara lain sebagai berikut :
  1. Aksesibilitasnya baik, sehingga mudah dikunjungi wisatawan dengan menggunakan berbagai jenis alat transportasi.
  2. Memiliki obyek-obyek menarik berupa alam, seni budaya, legenda, makanan lokal, dan sebagainya untuk dikembangkan sebagai obyek wisata.
  3. Masyarakat dan aparat desanya menerima dan memberikan dukungan yang tinggi terhadap desa wisata serta para wisatawan yang datang kedesanya.
  4. Keamanan di desa tersebut terjamin.
  5. Tersedia akomodasi, telekomunikasi, dan tenaga kerja yang memadai.
  6. Beriklim sejuk atau dingin.
  7. Berhubungan dengan obyek wisata lain yang sudah dikenal oleh masyarakat luas.


3. Membangun Tim 
     Dimulai dari anggota karang taruna dusun sindeh yang dipelopori oleh kepala dusun sindeh yang mengumpulkan masyarakat sekitar yang kiranya berpotensi bisa mengembangkan desa wisata ini, misalnya anak muda, orang tua yang berpengalaman dan aparat desa.






4. Analisis Potensi
     Kemudian setelah TIM sudah terbentuk selanjutnya yaitu menganalisis Potensi dusun sindeh terkhusus tempat yang akan dijadikan tempat wisata. Analisis yang digunakan yaitu Analisis SWOT, karena dirasa sudah sesuai untuk bisa mendapatkan jalan keluar yang baik. Dimana akan terbuka apa saja kekuatan dari berbagai sumber yang dapat mendukung adanya desa wisata ini, kemudian ada juga kelemahan yang akan menjadi pijakan perbaikan keadaan dusun yang belum terkelola dengan baik, Serta akan dibahas peluang dari berbagai sudut pandang mislanya ekonomi, pembangunan infrastruktur atau pendidikan. dan yang terakhir akan dibahas apa saja yang menjadi ancaman terburuk ketika desa wisata ini berdiri dan berkembang. Proses ini di ikuti oleh semua anggota tim. 


5. Membangun Jaringan 
     Yaitu dengan mencari donatur atau mengajukan proposal pendanaan kepada pemerintah dan mitra misalnya jasa asuransi keamanan selama berwisata atau bekerjasama dengan pemerintah. Bekerjasama dengan masyarakat sekitar yang memiliki minat untuk turut beroartisipasi misalnya turut menjadi penjual makanan atau pakaian yang nantinya akan menimbulkan lowongan pekerjaan baru. 


6. Promosi desa wisata melalui Media Sosial
     Membuat desain yang menarik terkait dusn sindeh dan tempat wisata alam yang akan dibuka dan disertai dengan fasilitas-fasilitas apa yang akan di sediakan.